Mei 01, 2019

Home Sweet Home

Home sweet home, Rumahku adalah istanaku, kata-kata ini pasti sangat diresapi artinya bagi mereka yang suka bepergian dalam waktu lama meninggalkan rumah dan keluarganya.

Seenak apapun kasur dan senyaman apapun ruang kamar di hotel berbintang lima, tidak akan seenak dan senyaman kasur di rumah yang sekian lama dengan ikhlas menerima berat beban tubuh yang penat dan butuh istirahat.

Sewangi apapun kamar hotel tidak akan dapat menyaingi bau khas kamar di rumah yang sudah selaras menyerap energi empunya, sehingga menjadi aromaterapi yang segera meninabobokan pemiliknya.

Apalagi kalo bepergian, dan tempat tidur serta kamarnya tidak lebih baik dari yang kita tinggalkan di rumah, tentu butuh perjuangan menahan gejolak hati yang pada akhirnya menjaga mata tetap waspada.

Sampai pada titik ini, rasanya susah dimengerti jalan sunyi para petapa dan para pengikut aliran sufi. Meninggalkan kenyamanan raga yang mereka punya, sengaja menggantikannya dengan nestapa.

Ah, saya ngikut Ajaran Kongzi aja, untuk hidup di Jalan Tengah, Zhong. Tidak melanda, belajar mengatasi derita ketika jauh dari keluarga, dan tidak bermalasan karena nyaman ketika berada di rumah.

SABDA SUCI JILID IX PASAL 14
(3) Nabi bersabda, "Seorang Kuncu diam di manapun, tiada tempat yang buruk baginya." //

Hubungi Kami

Perlu bantuan mengembangkan bisnis Anda?

Banyak perusahaan masih menjalankan bisnisnya hanya berdasarkan naluri atau kemampuan yang diwarisi secara turun-temurun. Mulailah bergerak maju untuk mengembangkan bisnis Anda!

Telepon:

+62 812.2635.0879

Email:

junziconsulting@gmail.com

Alamat:

Perum Griya Karang Indah Blok B5, Purwokerto